Home / Berita Umum / Kasus Konser Dangdut di Tegal Masih Terus Belanjut

Kasus Konser Dangdut di Tegal Masih Terus Belanjut

Kasus Konser Dangdut di Tegal Masih Terus Belanjut – Penyelenggaraan konser dangdut di Tegal pada Rabu, 23 September 2020 lalu berbuntut jauh. Menteri koordinator aspek Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD turut angkat cakap dan juga menyuruh aparat kepolisian mempidanakan pelaksana konser dangdut.

situasi itu disampaikan Mahfud melewati akun Twitternya @mohmahfudmd kala Mahfud menjawab cuitan dari KH Mustofa Bisri yang pula memposting tercantol gelaran dangdut di Tegal. dalam postingan itu, Gus Mus menghakimi kabar yang menuturkan apabila polisi gak berani membatalkan acara dangdutan itu.

sungguh keadaan itu begitu disayangkan Gus @gusmusgusmu. aku sudah meminta Polri untuk mencetak hukum ini sebagai tindak kejahatan, kata Mahfud di akun Twitternya.

Mahfud juga menginginkan, partai politik turut menangani kandidat yang diduga http://45.125.195.196/ terlibat dalam kegiatan itu. mengingatkan, seluruhnya sudah berkomitmen di DPR tercantel hal itu.

Gubernur Jawa Tengah, menimbangi ganjaran Pranowo juga sependapat dengan pengumuman Mahfud MD itu. malahan, dirinya menerangkan apabila Polda Jawa Tengah sudah beraksi untuk menyidik perkara ini.

Polda sudah (bergerak), karena Kamis lalu sudah dilakukan mekanisme, tutur hadiah ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (26/9).

bunga sudah mendapatkan keterangan perihal pasal apa yang disiapkan buat menindaklanjuti persoalan itu. Polisi lanjut ganjar sudah mencawiskan paling tidak dua pasal, yakni mengabaikan apa yang buat kewajiban penegak hukum serta kedua melanggar lantaran kontra petugas.

saya sudah mampu kabar itu, terdapat dua pasal yang disiapkan polisi untuk kasus ini. Mudah-mudahan benar langkah ini bisa berjalan, alhasil kelak apapun yang diputuskan hakim menurut aku ini bakal menjadi pengajian pengkajian yang baik, terangnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menginformasikan kalau riset persoalan dijalani berdasarkan informasi Polisi bernomor LP/A/91/IX/2020/Jateng/Res Tegal Kota tertanggal 25 September 2020 dengan perkiraan kesalahan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 berhubungan Kekarantinaan Kesehatan dan juga pasal 216 KUHP Ayat 1.

ganjar juga sependapat bahwa partai politik mengambil perilaku kepada apa yang dijalankan kadernya itu. perilaku tandas yang diambil partai politik menurutnya dapat buat sampel.

Ini sanggup jadi sampel yang sangat cakap buat kelak sanggup menertibkan anggotanya. Apalagi, ini sudah lekas waktu kampanye, jelasnya.

Pihaknya mendemonstrasikan, di partainya PDI kerja keras, telah menjalankan sinkronisasi buat membuat aturan. tidak cuma itu, dewan penegak patuh pula sudah dibentuk di seluruh struktur.

Harapannya, mereka ini yang nantinya menjaga. bila masing-masing partai melaksanakan yang sama dan memperoleh tiap-tiap partainya, impian kita semuanya bisa disiplin. Ini ada sedikit kaitannya, antar mereka yang berdinas selaku pemangku masyarakat ataupun yang bersiap melakukan kewajiban selaku pejabat publik. contohnya, pada kontestasi pilkada tahun ini, pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil pemimpin DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo menggelar pesta perkawinan disertai intermezo dangdut. alhasil, konser dangdut yang digelar di lapangan itu melahirkan kelompok massa dengan melalaikan ketentuan kesehatan yang ketat.

Polri legal mencopot kedudukan Kapolsek Tegal Selatan Joeharno dampak terselenggaranya pesta disertai konser dangdut yang digelar Wakil pemimpin DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo di Lapangan Tegal Selatan, Rabu 23 September 2020 malam.

Kapolsek sudah diserahterimakan dan Kapolseknya dicek oleh Propam, tutur Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020).

Argo menjelaskan, Polri begitu serius menegakan agen judi online ketentuan pemakaian petunjuk kesehatan penyelesaian penularan virus Corona ataupun Covid-19.

beliau juga mengungkapkan, jika sebelumnya pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi terikat penyelenggaraan selamatan disertai konser dangdut kala pandemi dan juga terlapor.

Polisi telah melakukan pengamatan pada 10 orang tanda serta terlapor Wasmad Edi Susilo, Wakil pemimpin DPRD Tegal, nyata Argo.

About webadmin